Pengembangan teknologi asistif tidak hanya membutuhkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, tetapi juga informasi yang jelas mengenai fungsi, pilihan produk, komponen, dan cara penggunaannya.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, tim dosen Universitas Warmadewa mengembangkan katalog informasi walker adaptif sebagai media komunikasi produk bagi Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) Bali. Kegiatan ini melibatkan Made Anggita Wahyudi Linggasani, Ida Bagus Gede Parama Putra, dan I Wayan Ariyana Basoka dari Universitas Warmadewa.
Walker adaptif sebelumnya dikembangkan bersama YPK Bali sebagai salah satu produk pendukung rehabilitasi. Proses pengembangannya melibatkan pengelola, pengguna, dan terapis, sehingga desain tidak hanya mempertimbangkan aspek fisik, tetapi juga kebutuhan pengguna dan konteks pelayanan.
Setelah produk tersedia, muncul kebutuhan akan media informasi yang dapat menjelaskan walker secara lebih terstruktur. Karena itu, katalog dikembangkan agar informasi mengenai jenis walker, kelengkapan, komponen, serta cara pemasangannya dapat disampaikan dengan lebih mudah kepada keluarga maupun calon penerima.
Katalog disusun melalui tahapan identifikasi kebutuhan, seleksi konten, dokumentasi produk, penyusunan informasi, pengembangan visual, serta validasi bersama mitra. Media tersebut memuat pengenalan produk, perbandingan walker tanpa bantalan dan dengan bantalan, rincian kelengkapan, identifikasi komponen, petunjuk pemasangan, serta kontak resmi.
Tampilan katalog menggunakan sistem visual yang konsisten melalui warna, tipografi, gambar produk, ikon, dan penomoran. Masukan dari YPK Bali digunakan untuk menyempurnakan istilah, gambar, isi paket, keterbacaan, dan urutan informasi.
Sehingga, katalog ini diharapkan mampu membantu pengelola menyampaikan informasi produk secara lebih konsisten, sekaligus memudahkan keluarga memahami pilihan dan penggunaan walker adaptif. Struktur katalog yang dikembangkan juga dapat menjadi acuan bagi penyusunan media informasi produk rehabilitasi lainnya.